HANKAM

Yonarmed 12 Kostrad Gagalkan 47 Ballpres di Perbatasan Belu

Satgas Pamtas RI–RDT
Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad bersama aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad)

Belu, IDM – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad bersama aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi antara unsur Satgas Pamtas, Satuan intelijen TNI, serta Bea Cukai Atambua dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dari berbagai aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur laut maupun pesisir, pada Kamis (12/3).

Baca Juga: Perintah KSAL, Prajurit TNI AL di Papua dan Pulau Terluar Dilarang Lengah saat Lebaran

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah pesisir Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Setelah tim gabungan menerima informasi terkait adanya rencana penyelundupan barang dari wilayah Timor Leste. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan patroli, pengendapan, serta pemantauan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur masuk barang ilegal melalui wilayah pesisir perbatasan.

Dari hasil penyisiran di lapangan, tim gabungan akhirnya menemukan sebuah perahu yang bersembunyi di tengah hutan bakau pesisir Pantai Pasir Putih, Desa Kenebibi. Saat dilakukan pemeriksaan, tim menemukan 1 unit perahu bermesin 18 PK jenis Kohatsu yang memuat 47 ballpres (pakaian bekas). Selanjutnya barang bukti tersebut dievakuasi menuju Pelabuhan Atapupu untuk dilakukan dan pengamanan oleh Bea Cukai Atambua. Perkiraan nilai barang sitaan mencapai sekitar Rp105.000.000, terdiri dari ballpres serta satu unit perahu beserta mesin.

Baca Juga: Bukan Cuma Buat Perang, Ini Fungsi Operasi Antiakses TNI AL di Bangka Belitung

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12, Kostrad Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko S.H. M.Han. menyampaikan bahwa keberhasilan penggagalan penyelundupan tersebut merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang baik antara Satgas Pamtas dengan unsur aparat intelijen serta instansi terkait di wilayah perbatasan. “Jajaran Satgas akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah pesisir yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan, sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan ilegal serta bersama-sama menjaga keamanan wilayah perbatasan RI–RDTL,” ungkap Erlan, dalam keterangan tertulis kepada Indonesia Defense Magazine, Minggu (15/3). (dha)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.