Yonarhanud 1 Kostrad dan Tentera Darat Malaysia Gelar Patroli Patok Perbatasan

Jakarta, IDM – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad dan Tentera Darat Malaysia (TDM) meresmikan Patroli Patok Terkoordinasi Tahun 2025 di Pos Kotis Gabma Entikong pada beberapa waktu lalu.
Kasiops Kasrem 121/Abw Letkol Inf Jumadal Aulia menyatakan bahwa patroli patok bukan sekedar upaya pengamanan fisik wilayah perbatasan. Melainkan juga sebagai simbol kuatnya diplomasi pertahanan antara kedua negara.
Baca Juga: Unsur Tempur TNI AU Siap Tampilkan Beragam Formasi Udara di Upacara Kehormatan Militer
"Patroli ini menjadi ajang meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus mempererat jalinan persahabatan lintas negara," ujar Jumadal melansir keterangan resmi Divif 1 Kostrad, Kamis (7/8).
Para prajurit akan menyusuri patok-patok batas negara di sektor tanggung jawab Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad. Kedua belah pihak pun akan mengecek kondisi patok dan koordinasi teknis apabila ditemukan indikasi kerusakan atau ketidaksesuaian di lapangan.
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 5.000 Prajurit hingga 60 Alutsista untuk Upacara Validasi Organisasi di Batujajar
Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan dokumen patroli kepada masing-masing komandan tim. Turut hadir perwakilan dari Tentera Darat Malaysia, KS 3 BGD Lt Kol Majani Bin Japon, yang mengapresiasi eratnya kerja sama bilateral di sektor keamanan perbatasan. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































