Wingday Sekbang, TNI AU Lahirkan Generasi Penerbang Muda

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melantik 36 perwira penerbang muda TNI AU dalam upacara wingday sekolah penerbang (Sekbang) di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (2/5).
Dalam sambutannya, KSAU menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Sekbang dengan hasil yang baik. "Selaku pimpinan TNI AU, saya mengucapkan selamat kepada 36 perwira wisudawan atas tuntasnya pendidikan sekolah penerbang ini dengan hasil yang sesuai harapan kita bersama," ujar Fadjar.
Baca Juga: Penerbang Tempur TNI AU Asah Kemampuan dalam Taktik Operasi Udara Lawan Laut
Momen wingday disebut Fadjar bukanlah tujuan akhir, namun sebagai pintu gerbang bagi para pengawal dirgantara untuk memulai karier mereka masing-masing di skadron-skadron udara TNI AU yang berada di seluruh penjuru tanah air.

"Utamanya adalah tuntutan untuk menjadi penerbang profesional, yang mampu memenuhi berbagai kualifikasi ilmu dan kemampuan yang dibutuhkan organisasi," harap KSAU.
Baca Juga: KSAD Tinjau Pembangunan Rumah Dinas Prajurit Yonmek 516/Caraka Yudha
Melansir keterangan Dispenau, para wisudawan terdiri dari 30 perwira penerbang lulusan Sekbang TNI AU A-102 dan enam perwira penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) A-5.
Sementara itu, tiga wisudawan terbaik diraih atas nama Letda Pnb Tegar Adjie Pamungkas untuk jurusan fixed wing, jurusan rotary wing oleh Letda Pnb Bagus Satrioaji, dan Letda Pnb Akbar Fitraditya Priyono untuk jurusan PTTA. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































