Wilayah Terisolasi, Helikopter TNI AL Evakuasi Medis Anak dan Lansia di Aceh Tamiang

Jakarta, IDM – Helikopter TNI AL mengevakuasi dua warga dari wilayah terisolasi di Aceh Tamiang melalui jalur udara. Langkah ini dilakukan karena kondisi korban membutuhkan penanganan medis segera, sementara lokasi terdampak bencana sulit dijangkau.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, mengungkapkan evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Panther HS-1302 yang berada di atas kapal bantu rumah sakit, KRI Soeharso-990.
Baca Juga: 5 Mantan Anggota OPM Ikrar Kembali ke NKRI, Langsung Disambut Ratusan Warga
”Dua pasien yang dievakuasi terdiri dari seorang anak berusia 9 tahun yang mengalami patah kaki serta seorang warga lanjut usia yang menderita stroke. Keduanya kemudian dibawa ke kapal untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ungkapnya saat konferensi pers di Halim, Jakarta, Jumat (12/12).
Anak berusia 9 tahun tersebut merupakan warga Dusun Kuala Pusung Kapal, Aceh Tamiang. Korban mengalami patah kaki akibat terdampak bencana alam dan membutuhkan penanganan segera, sementara akses menuju lokasi tidak memungkinkan dilalui kendaraan darat.

Sementara itu, pasien lansia bernama Kartini (63), warga Desa Marlempang, Kecamatan Bedahara, Kabupaten Aceh Tamiang, juga harus segera dievakuasi karena menderita stroke dan berada di wilayah yang sulit dijangkau.

Tunggul menjelaskan, helikopter Panther tersebut diterbangkan dari KRI Soeharso-990 yang sedang lego jangkar di sekitar perairan Aceh Tamiang. Proses pemindahan dilakukan dengan prosedur medis udara untuk memastikan keselamatan pasien selama perjalanan.
Baca Juga: Pembuatan Kapal Selam Scorpene Ditargetkan Mulai Juni 2026
“Setibanya di atas kapal, kedua pasien langsung ditangani oleh tim medis KRI Soeharso-990. Anak yang mengalami patah kaki dijadwalkan menjalani tindakan operasi medis, sementara kondisi pasien lansia yang mengalami stroke dilaporkan berangsur membaik,” jelasnya.
TNI AL menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bantuan kemanusiaan, khususnya bagi warga di wilayah maritim dan daerah terdampak bencana yang membutuhkan penanganan cepat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































