HANKAM

Warga Desa Tohe Serahkan Senjata Buatan Jerman dan Amunisi ke Satgas Pamtas RI-RDTL

Desa Tohe
Warga Desa Tohe menyerahkan senjata dan amunisi kepada personel Satgas Pamtas RI-RDTL. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Seorang warga Desa Tohe, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (21/10), menyerahkan satu pucuk pistol SIG Sauer P226 buatan Jerman, empat butir peluru kaliber 5,56 mm, dan 20 butir peluru kaliber 7,62 mm.

Penyerahan yang dilakukan di Pos Nunura Satgas Pamtas RI-RDTL tersebut menjadi bukti upaya pendekatan dan komunikasi dengan masyarakat di wilayah perbatasan berjalan optimal.

Selama bertugas di wilayah perbatasan, para personel Satgas memang diketahui aktif menjalin hubungan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti pelayanan kesehatan hingga komunikasi intensif di desa-desa binaan.

Baca Juga: Pascaoperasi Soanggama di Papua, TNI: Kami Hadir Bukan untuk Menakut-nakuti Masyarakat

Hasil dari kuatnya hubungan masyarakat dengan personel Satgas, penyerahan senjata dan amunisi pun dilakukan secara sukarela sebagai bentuk kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad.

Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko, menyampaikan apresiasi atas kesadaran warga yang telah menyerahkan senjata tanpa paksaan.

“Pendekatan yang humanis dan persuasif menjadi kunci utama kami dalam membangun kepercayaan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat semakin sadar bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” ujar Dansatgas dalam siaran pers yang diterima, Kamis (23/10).

Baca Juga: TNI AD Relokasi Semua Warga yang Terdampak Radiasi Cs-137 di Cikande

Dansatgas melanjutkan, keberhasilan ini menjadi bukti kedekatan antara prajurit Satgas dengan masyarakat di perbatasan.

Ia berharap langkah positif yang dilakukan warga Desa Tohe bisa menjadi contoh bagi warga lainnya untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan serta memperkuat sinergi TNI dan rakyat di wilayah perbatasan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.