Wamenhan: Penerbang TNI AU Adalah Orang-orang Hebat

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) memberikan brevet Wing Kehormatan Penerbang Kelas I untuk Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI M. Herindra dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Main Apron, Lanud Iswahjudi, Madiun, Selasa (21/3).
Wing kehormatan penerbang TNI AU tersebut disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo kepada Herindra dan Ali.
Baca Juga: Puluhan Munisi Diamankan Saat Gladi Pengamanan Kunjungan Jokowi ke Papua
Sebelum penyematan brevet, Wamenhan dan KSAL terlebih dahulu diberikan kesempatan untuk menjajal kursi kokpit F-16 dengan terbang back seat. Joy flight dilakukan dengan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon bernomor registrasi TS-1601 selama kurang lebih 30 menit di sekitar Aerodrome Lanud Iswahjudi.

Para penerbang TNI AU yang bertindak sebagai pilot untuk Wamenhan dan KSAL masing-masing adalah Letkol Pnb Pandu Eka Prayoga dan Mayor Pnb Anwar Sovie.
Baca Juga: 206 Putra Daerah Papua dan Maluku Digembleng Jadi Prajurit TNI AL
“Saya sangat mengapresiasi dan salut kepada seluruh penerbang TNI Angkatan Udara. Selama terbang kurang lebih 30 menit, saya merasakan memang dibutuhkan seorang penerbang dengan fisik yang prima dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Penerbang TNI AU adalah orang-orang hebat”, tegas Wamenhan seperti dikutip dari laman Kementerian Pertahanan.
Herindra kemudian berpesan agar seluruh prajurit TNI AU senantiasa meningkatkan kemampuan mereka untuk dapat menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































