HANKAM

Wakili Panglima TNI, KSAU Lantik dan Kukuhkan Pengurus Pusat FKPPI

Wakili Panglima TNI, KSAU Lantik dan Kukuhkan Pengurus Pusat FKPPI
(Dok Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, melantik dan mengukuhkan pengurus pusat Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri masa bakti 2021-2026 di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (30/3).

Wakili Panglima TNI, KSAU Lantik dan Kukuhkan Pengurus Pusat FKPPI
(Dok Dispenau)

Dalam sambutannya, Fadjar menyampaikan FKPPI merupakan bagian dari komponen bangsa dan salah satu organisasi keluarga besar TNI-Polri yang memiliki nilai yang harus diwujudkan bersama dalam menegakkan dan mengisi kemerdekaan NKRI.

Wakili Panglima TNI, KSAU Lantik dan Kukuhkan Pengurus Pusat FKPPI
(Dok Dispenau)

Oleh karena itu, idealisme dan tujuan perjuangan FKPPI diharapkan sejalan dengan perjuangan TNI-Polri, karena FKPPI merupakan salah satu pendamping dan unsur pendukung bagi TNI-Polri dalam menjalankan perannya sebagai tugas pertahanan dan keamanan negara, tutup Fadjar. (gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.