HANKAM

Wakil Panglima TNI Berangkatkan Prajurit Tiga Matra Berkualifikasi Zeni ke Afrika Tengah

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita melepas Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-L Minusca. (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita melepas 180 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-L United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (Minusca Car) TA. 2025.

Pelepasan pasukan perdamaian ke Afrika Tengah itu dilaksanakan di Lapangan Prima, Markas Besar TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (14/10).

Dalam amanatnya, Tandyo mengatakan bahwa untuk kesekian kalinya, TNI dipercaya untuk ikut serta menjaga perdamaian dunia. Sepak terjang Kontingen Garuda juga dicatat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai prestasi yang membanggakan.

Baca Juga: Empat Penerbang TNI AU Jalani Pelatihan Full Flight Simulator Jelang Hadirnya Pesawat A400M

Wakil Panglima TNI meminta Satgas Kizi tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat gotong royong.

“Mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat setempat, serta yang terpenting adalah memperkuat citra positif TNI di mata dunia internasional,” ujar Tandyo dalam keterangan pers, Rabu (15/10).

prajurit TNI
Prajurit yang diberangkatkan prajurit pilihan dari matra darat, laut, dan udara berkualifikasi zeni konstruksi. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Prajurit TNI yang diberangkatkan merupakan prajurit pilihan dari matra darat, laut, dan udara yang memiliki kualifikasi zeni konstruksi.

Baca Juga: TNI Ambil Peran di Operasi Karhutla, Kerugian Negara Berkurang

Satgas akan melaksanakan misi pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di daerah misi penugasan.

Keberangkatan ini merupakan bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP) TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025, yang salah satunya adalah melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri pemerintah.

“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, semangat juang, dan tanggung jawab yang tinggi. Kehadiran kalian harus membawa manfaat nyata dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal di daerah misi,” tutur Wakil Panglima TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.