Wakil Panglima: Keterlibatan TNI dalam Kopdes Merah Putih Bagian dari OMSP

Jakarta, IDM – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung penuh percepatan pembangunan yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama melalui kolaborasi lintas sektor.
Hal itu dikatakan Tandyo saat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan 800 gerai, pergudangan, dan sarana pendukung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/10).
“Saya kira dibutuhkan kecepatan, karena Presiden selalu mematok waktu. Jadi pembangunan yang cepat itu penting, dan karena kami terstruktur, maka Agrinas Pangan Nusantara menggandeng TNI agar pembangunan ini bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan dapat terealisasi sesuai harapan,” kata Tandyo dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Sabtu (18/10).
Baca Juga: Soal Keterlibatan Prajurit TNI dalam RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, Ini Penjelasan Kapuspen
Lebih lanjut, Tandyo menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bagian dari operasi militer selain perang (OMSP) yaitu membantu tugas pemerintahan di daerah, yang difokuskan pada dukungan terhadap program pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat
“Selama ini, ini baru kami mulai. Tentunya secara regulasi ada di Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi. Kami, bersama Agrinas Pangan Nusantara, berperan untuk mempercepat pembangunan secara menyeluruh,” ujar Tandyo.

Terbaru, TNI menggandeng PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Baca Juga: Puspenerbal dan BRIN Jajaki Riset Teknologi Senjata hingga Sensor
Perjanjian kerja sama itu ditandatangani di Ruang Hening Gedung Soedirman Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (10/10).
TNI membantu dalam hal survei dan validasi lokasi pembangunan; sosialisasi dan publikasi percepatan pembangunan; konstruksi bangunan dan mobilisasi masyarakat; pengawasan dan evaluasi percepatan pembangunan; distribusi logistik; pengamanan kegiatan dan stabilitas wilayah; pertukaran data dan informasi; hingga penyerahan bantuan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) dan kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.
Dalam pelaksanaannya, TNI akan mengerahkan sumber daya hingga ke tingkat bawah untuk memastikan seluruh tahapan berjalan efektif dan sesuai sasaran. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































