Wakil KSAU dan COMPACAF Bahas Penguatan Kerja Sama hingga Pengembangan Kapabilitas UAV

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, mewakili KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Commander Pacific Air Forces (COMPACAF) General Kevin B. Schneider di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (25/6).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Pacific Air Forces (PACAF) untuk memperkuat kemitraan strategis dalam menghadapi dinamika lingkungan keamanan yang terus berkembang.
Baca Juga: Berbaret Jingga Korpasgat, 424 Prajurit Remaja Resmi jadi Bagian Pasukan Elite TNI AU
Dalam pertemuan itu, Wakil KSAU dan COMPACAF membahas sejumlah agenda kerja sama kolaboratif, di antaranya pelaksanaan Super Garuda Shield, Air Staff Talks, pengembangan kapabilitas unmanned aerial vehicle (UAV), serta kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air refueling). Melalui berbagai kerja sama tersebut, kedua angkatan udara berupaya untuk memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan interoperabilitas.

Kemudian, Tedi menegaskan komitmen TNI AU untuk memperkuat hubungan profesional dengan PACAF melalui peningkatan dialog, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pertukaran pengetahuan, serta penyelenggaraan latihan bersama yang adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.
Baca Juga: Letda Cpm (K) Putri Ayu, Lulusan Terbaik Wanita TNI AD di Praspa 2026
Sementara itu, Schneider menilai hubungan yang dibangun melalui dialog secara berkelanjutan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan dan kesiapan menghadapi tantangan keamanan kawasan.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































