HANKAM

Wakil KSAU Bertemu 10 Athan Periode Penugasan 2025–2027

Wakil KSAU.
(Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marsdya TNI Andyawan Martono, yang mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono menerima laporan resmi dari para Atase Pertahanan (Athan) periode penugasan 2025-2027 di Cilangkap, Jakarta, Rabu (18/6).

Penerimaan laporan ini menjadi bagian dari proses administrasi dan komunikasi strategis antara pimpinan TNI AU dengan para perwira yang akan mengemban tugas diplomatik di luar negeri.

Baca Juga: Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana Resmi Jabat Danpusdiklatpassus, Pecah Bintang

Andyawan menekankan bahwa para Athan merupakan duta militer bangsa yang harus menjaga kehormatan TNI dan bangsa Indonesia, memperkuat diplomasi pertahanan, serta mengembangkan hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

“Tugas ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga amanah yang menuntut dedikasi tinggi, integritas, dan kecakapan komunikasi strategis lintas negara,” ujarnya.

Pertemuan ini mencerminkan sinergi strategis TNI AU dalam mendukung kebijakan pertahanan negara dan mengoptimalkan fungsi diplomatik yang profesional serta berwawasan global.

Penugasan Athan merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di kancah global.

Baca Juga: Dalam Sepekan TNI Sita Senpi dan Granat di Perbatasan, Ini Totalnya

Melalui penempatan perwira tinggi di berbagai negara sahabat, TNI tidak hanya menjalankan fungsi representatif, tetapi juga memainkan peran strategis dalam membangun jejaring kerja sama militer, memperluas pengaruh pertahanan nasional, serta mengamankan kepentingan strategis Indonesia di kawasan dan dunia internasional.

Athan Pati yang hadir antara lain Athan RI di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Brigjen TNI Tony Aris Setyawan, Athan RI di Riyadh, Arab Saudi, Brigjen TNI Zaenal Arifin, Penasehat Militer PTRI PBB di New York, Amerika Serikat, Brigjen TNI Robertus Subono, Athan RI di Tokyo, Jepang, Laksma TNI Hidayaturrahman, Athan RI di Canberra, Australia, Laksma TNI Novera Budi L, Athan RI di New Delhi, India, Brigjen TNI (Mar) Burhanudin, Athan RI di Moskow, Rusia, Marsma TNI Budi Susilo, Athan RI di Paris, Prancis, Marsma TNI Hendra Gunawan, Athan RI di Washington DC, Amerika Serikat, Marsma TNI Yose Ridha, dan Athan RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Brigjen TNI Tri Andi Kuswantoro. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.