Wakil KSAD Kunjungi Depo Pendidikan dan Latihan Militer di Klaten

Jakarta, IDM - Wakil KSAD Letjen TNI Tandyo Budi didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi meninjau pangkalan dan fasilitas pendidikan Depo Pendidikan dan Latihan Pertempuran (Dodiklatpur) Kodam IV/Diponegoro Klaten, Jl. Kesatrian No.1, Depo, Glodogan, Kecamatan Klaten, Minggu (31/3/2024).
Baca Juga: Satgas Garuda Gelar Operasi Spider Web II, Wujudkan Perdamaian di Daerah Misi
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison mengatakan pada kesempatan tersebut Wakil KSAD memberikan apresiasi kepada para instruktur dan staf Dodiklatpur Klaten atas dedikasi dan komitmennya dalam melaksanakan tugas pendidikan dengan baik.

"Wakil KSAD memberikan semangat dan motivasi kepada para instruktur dan staf untuk terus berupaya dan meningkatkan kemampuan serta profesionalismenya sebagai prajurit TNI AD,” ungkap Kapendam.
Baca Juga: Panglima Kostrad Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 1.129 Prajurit Kostrad
Kunjungan Wakil KSAD ke Dodiklatpur Klaten diharapkan dapat memberikan dorongan dan inspirasi bagi seluruh elemen yang terlibat dalam pendidikan dan latihan militer di wilayah tersebut, serta memperkuat sinergi antara pendidikan militer dan tugas-tugas operasional TNI AD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































