Panglima Kostrad Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 1.129 Prajurit Kostrad

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin upacara kenaikan pangkat prajurit Kostrad yang terdiri dari 92 perwira, 894 bintara, dan 143 tamtama di markas Kostrad, Jakarta, Senin (1/4).
Atas kenaikan pangkat yang diperoleh prajurit Kostrad, Saleh mengaku bangga dan berharap agar menjadi tambahan semangat dalam pengabdian serta meningkatkan kualitas diri agar prestasi kerja di masa mendatang dapat diraih.
Baca Juga: Pangkogabwilhan Berikan Tiga Peringatan Tegas kepada KKB Papua
Oleh karena itu, Saleh menambahkan bahwa kenaikan pangkat seyogyanya dapat dijadikan sebagai pemacu semangat dalam mengabdi kepada Kostrad melalui peningkatan kinerja dan etos kerja dalam rangka mendukung kemajuan satuan Kostrad ke depan.
“Kenaikan pangkat bukan merupakan hak setiap prajurit yang diperoleh secara otomatis sesuai dengan periode yang telah ditentukan, tetapi merupakan bentuk penghargaan Negara serta wujud pengakuan kepada prajurit secara nyata karena telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugasnya, sekaligus merupakan amanah dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri,” ucap Saleh.
Baca Juga: Satgas Garuda Gelar Operasi Spider Web II, Wujudkan Perdamaian di Daerah Misi
Meski begitu, lanjutnya, kenaikan pangkat yang diberikan kepada 1.129 prajurit Kostrad ini perlu disikapi dengan bijaksana serta diikuti dengan sikap mawas diri.
“Karena semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tuntutan akan tanggung jawab dan pengabdian yang diharapkan dari para prajurit sekalian,” lanjut Saleh. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































