Wakasau: Pomau Berperan Sentral dalam Menjaga Marwah dan Tertib Hukum TNI AU

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi menegaskan bahwa Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) memiliki peran sentral sebagai penjaga marwah institusi serta penjamin terwujudnya tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Penegasan tersebut disampaikan Marsdya TNI Tedi saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) Tahun 2026 di Sekkau, Jakarta, Kamis (5/3).
Baca Juga: Jauh dari Rumah Sakit, Warga Perbatasan Papua Serbu Layanan Medis Gratis Marinir
Selain itu, peran strategis Pomau juga dapat berkontribusi dalam mendukung terwujudnya visi TNI AU yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis). Hal ini karena visi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila disiplin dan integritas menjadi budaya organisasi.

“Kekuatan udara modern tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alpalhankam dan teknologi, tetapi juga oleh disiplin, integritas, serta kepatuhan hukum prajurit,” pungkas Tedi dikutip dari laman TNI AU, tni-au.mil.id, Jumat (6/3).
Sejalan dengan hal tersebut, Rakornis ini menjadi forum strategis bagi jajaran Pomau untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan langkah dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, disiplin, profesionalisme, serta tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: Delapan Penerbang TNI AD Gugur dan Dapatkan Santunan
Pada kesempatan yang sama, Marsdya TNI Tedi turut menyampaikan harapan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono agar Pomau dapat terus memperkuat pencegahan serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.
Selain itu, Pomau juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyidik dan profesionalisme personel, serta memperkuat sinergi dengan fungsi pembinaan personel dan pengawasan internal satuan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































