HANKAM

Delapan Penerbang TNI AD Gugur dan Dapatkan Santunan

KSAD Jenderal TNI Maruli Simajuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simajuntak memberikan santunan kepada ahli waris prajurit Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) yang gugur berstatus keluarga dan prajurit cacat. (Foto: Dok. Puspnerbad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simajuntak memberikan santunan kepada ahli waris prajurit Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) yang gugur berstatus keluarga dan prajurit cacat.

Dilansir dari keterangan Penpuspenerbad, Jumat (6/3), total ada delapan keluarga penerbang TNI AD yang gugur dan menerima santunan tersebut.

Baca Juga: Bakamla RI Buka Peluang Kerja Sama dengan Airbus untuk Operasi Keamanan Laut

Dijelaskan bahwa santunan rumah non dinas tersebut merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab pimpinan TNI AD terhadap prajurit dan keluarga yang telah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

KSAD Maruli pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pengabdian dan pengorbanan prajurit merupakan kehormatan yang tidak ternilai. Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan moril maupun materiel kepada keluarga yang ditinggalkan maupun kepada prajurit yang mengalami dampak langsung dari tugas negara.

Baca Juga: Jauh dari Rumah Sakit, Warga Perbatasan Papua Serbu Layanan Medis Gratis Marinir

“Pemberian santunan rumah non dinas ini diharapkan dapat membantu meringankan beban serta memberikan kepastian dan kenyamanan tempat tinggal bagi keluarga prajurit maupun prajurit yang bersangkutan,” ujar Maruli.

Berikut nama-nama prajurit dari Korps Penerbang Angkatan Darat yang menerima santunan

  1. Keluarga alm Mayor Cpn Agung Kurniawan
  2. Keluarga alm Kapten Cpn Ginas Sasmita Aji
  3. Keluarga alm Kapten Cpn Fredy Vebryanto
  4. Keluarga alm Mayor Cpn Heru Irianto
  5. Keluarga alm Lettu Cpn Vira Yudha
  6. Keluarga alm Kapten Cpn Kadek Udi
  7. Keluarga alm Lettu Cpn Wisnu
  8. Keluarga alm Kapten Cpn Yulius Hendro. (rr)
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.