HANKAM

Usai Patroli Hutan, Marinir Indonesia-Amerika Rebut Kota Hawaii dari Musuh

Marinir TNI AL dan Amerika
Pasukan Marinir TNI AL dan Amerika berlatih patroli hutan dalam Rimpac 2024 di Hawaii, Amerika Serikat, Sabtu (29/6). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Pasukan Marinir TNI AL dan Amerika Serikat melaksanakan patroli hutan bersama dalam rangkaian latihan Rim Of The Pacific (Rimpac) 2024 di Hawaii, Amerika Serikat, Sabtu (29/6).

Komandan Unsur Tugas Marinir Rimpac 2024 Mayor (Mar) Lukman Susanto menjelaskan latihan tersebut bertujuan meningkatkan kepekaan dan kemampuan individual serta profesionalme prajurit dalam pertempuran.

Selain patroli hutan bersama, pasukan Marinir TNI AL menggerakkan satu peleton yang dipimpin oleh Lettu (Mar) Marchel Galih Angkoso untuk melaksanakan latihan perang kota dan pertempuran jarak dekat atau military operations in urbanterrain (MOUT).

Baca Juga: TNI AL dan Pindad Gelar Kursus Amunisi dan Bahan Peledak

"Dalam latihan tersebut, skenarionya pasukan Marinir TNI AL dan Amerika merebut kembali salah satu kota di Hawaii yang sebelumnya dikuasai oleh musuh," ungkap Lukman, dikutip dari keterangan Dispen Kormar di Jakarta, Senin (1/7).

Marinir TNI AL dan Amerika
Marinir TNI AL dan Amerika latihan perang kota dan pertempuran jarak dekat di Hawaii, Amerika Serikat, Minggu (30/6). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Di sela-sela kegiatan, Lukman yang meninjau langsung pelaksanaan latihan, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan loyalitasnya prajurit Marinir TNI AL dalam materi perang kota dan pertempuran jarak dekat.

"Pengalaman berharga ini akan menjadi bekal di satuan sebagai salah satu referensi pelaksanaan operasi dan latihan dalam rangka meningkatkan kemampuan, militansi serta profesionalisme prajurit Korps Marinir," ujarnya.

Baca Juga: PBB Sidak Satgas Kizi TNI Konga, Ini yang Ditemukan

Lukman mengungkapkan, beberapa hari ke depan Marinir TNI AL bersama pasukan Marinir negara-negara peserta Rimpac juga bakal berlatih meminta bantuan tembakan (call for fire), taktik serangan udara hingga bertahan hidup di dalam hutan.

"Kemudian, latihan menghadapi ancaman senjata kimia, biologi, radiologi, dan nuklir, latihan merawat prajurit saat tempur (TCCC) serta senjata pesawat nirawak (drone) tempur, dan latihan penyelamatan bawah air," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.