HANKAM

Usai Latihan Pratugas, Prajurit Marinir Siap Amankan 3 Pulau Terluar Wilayah Timur

Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel (Mar) David Candra Viasco
Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel (Mar) David Candra Viasco memimpin penutupan latihan pratugas Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar XXVIII wilayah timur di Sorong, Senin (3/6). (Foto: Dok. Pasmar 3)

Jakarta, IDM – Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel (Mar) David Candra Viasco menyampaikan sejumlah pesan kepada Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar XXVIII wilayah timur di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (3/6).

Pesan dari Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi tersebut dibacakan saat penutupan latihan pratugas satgas yang dilaksanakan selama 10 hari untuk menyiapkan kemampuan dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam tugas operasi pengamanan pulau terluar di medan yang sesungguhnya.

Baca Juga: Satgas Yonif 509 Kostrad Gelar Patroli Rutin di Wilayah Intan Jaya

"Turut bangga dan memberikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada seluruh peserta latihan, karena selama kegiatan latihan dapat menerapkan standar operasi dan disiplin lapangan," ujar David, dikutip dari keterangan Pasmar 3, Selasa (4/6).

Korps Marinir
(Foto: Dok. Pasmar 3)

Kemudian, David juga menyampaikan terima kasih kepada pada para penyelenggara, instruktur atau pelatih yang telah membantu dalam latihan pratugas ini.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas jerih payah dan kerja kerasnya sehingga latihan Pratugas dapat berjalan dengan sukses," ucapnya.

Baca Juga: Marinir Temukan Kapal Pengebom Ikan Ilegal di Pulau Deli Banten

David menekankan latihan pratugas ini dapat dijadikan pengalaman dan pelajaran serta bahan evaluasi untuk para prajurit satgas pengamanan pulau terluar di wilayah timur, agar tidak pernah ragu dalam bertindak dan mengambil keputusan taktis di medan operasi.

Adapun satgas pengamanan pulau terluar di wilayah timur tersebut akan bertugas selama 12 bulan ke depan di Pulau Fani, Raja Ampat yang berbatasan dengan negara Palau, Pulau Meatimiarang berbatasan dengan Timor Leste hingga Pulau Fanildo. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.