Usai Latihan Pratugas, Helikopter Panther HS-1306 Siap Jalankan Misi Perdamaian ke Lebanon

Jakarta, IDM – Helikopter Panther AS565 MBe Panther HS-1306 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P UNIFIL, berhasil menyelesaikan latihan pratugas (PDT) yang berlangsung selama 30 hari.
Perwira Staf Administrasi dan Logistik (Pasminlog) Wing Udara 2 Letkol Laut (P) Agus Bakhrudin, menyampaikan keyakinannya akan kesiapan seluruh kru helikopter HS-1306 sebagai pasukan pengamanan PBB di daerah perbatasan Lebanon.
Agus menilai, para kru Helikopter HS-1306 siap menghadapi tantangan operasi di Lebanon sebagai pasukan perdamaian.
Baca Juga: Panglima TNI Bagikan Ribuan Sembako dan Lepas Ratusan Burung di Mabes TNI
"Kru telah mengikuti latihan intensif dengan penuh dedikasi. Mereka siap untuk menjalankan tugas dengan optimal dalam misi perdamaian ini," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Jumat (1/11).
Selama latihan pratugas, para kru helikopter HS-1306 menjalani berbagai skenario operasional, seperti pendaratan lintas deck kedua kapal (cross deck), evakuasi korban (casualty evacuation), terbang malam (night flight), dan ditutup dengan penurunan dan pengambilan barang dari kapal (vertical replenishment) di Laut Jawa.
"Kolaborasi antara helikopter HS-1306 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 dalam latihan pratugas tahap laut (sea phase), menciptakan sinergi dan kesiapan yang solid untuk menghadapi kondisi Area Maritime Operation (AMO) di Lebanon," kata Agus.
Baca Juga: KSAU Apresiasi Profesionalisme dan Kinerja Prajurit Pomau
Sebelumnya, Wakil Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) Brigjen Dody Muhtar Taufik memimpin penutupan latihan pratugas Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL, di Surabaya, Kamis (31/10).
Dalam amanatnya, Doddy mengatakan latihan pratugas bertujuan memberikan pengetahuan dan gambaran mengenai misi perdamaian PBB serta kondisi terkini di daerah misi.
"Latihan ini juga untuk mempersiapkan prajurit TNI dalam melaksanakan tugas dengan profesional sesuai standar PBB," kata Doddy, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II.
Baca Juga: TNI AL dan Cina Rencanakan Latihan Bersama ‘Heping Garuda’ Desember 2024
Lebih lanjut, Doddy menyampaikan kepada pasukan yang akan bertugas di Lebanon untuk tetap mengikuti perkembangan situasi daerah misi.
"Pahami rencana kontingensi yang ada sehingga persiapan sebelum berangkat akan lebih maksimal," pungkas Doddy. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































