Usai 5 Tahun, KRI Bima Suci Kembali Berlayar ke Rusia

Jakarta, IDM – KRI Bima Suci menempuh rute pelayaran muhibah dan diplomasi Kartika Jala Krida (KJK) menuju Vladivostok, Rusia, Senin (16/9) usai sandar selama empat hari di Korea Selatan.
Adapun kapal layar latih untuk taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) itu kembali berlayar ke Rusia pascalima tahun tidak menempuh rute menuju Asia Timur dan Eropa Timur.
Rencana rute KJK 2024 ke Asia Timur ini baru kembali digelar pascaterakhir 2019 lalu. Saat masa pandemi Covid-19 pada 2020-2021, satgas hanya melaksanakan rute pelayaran muhibah di dalam negeri.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Koarmada III Siap Bantu Keamanan Papua Barat Daya
Kemudian, pascapandemi Covid-19 pada 2022, Satgas KJK mulai berlayar hingga ke luar negeri, yakni Asia Tenggara dan Australia. Sedangkan pada 2023 lalu, selama tujuh bulan kapal layar latih itu mengarungi benua Asia, Afrika dan Eropa.

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso mengungkapkan, kapal direncanakan tiba di Vladivostok, Rusia, pada Jumat pekan ini.
"Pada pelayaran etape ketujuh ini, KRI Bima Suci KRI akan tiba di Vladivistok, Russia pada 20 September," ungkap Hastaria yang juga selaku Komandan Satgas KJK 2024, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (18/9).
Sebelumnya, selama sandar di Busan, Korea Selatan, KRI Bima Suci melaksanakan berbagai kegiatan seperti open ship, courtesy call kepada Komando Pasukan Angkatan Laut Republik Korea, cocktail party, sport activity hingga cultural visit di Busan.
Pada pelayaran muhibah dan diplomasi KJK 2024, KRI Bima Suci membawa 98 personel kapal dan 189 taruna AAL angkatan ke-71 yang dibagi menjadi empat gelombang. Selama 90 hari ke depan, kapal layar latih ini akan mengarungi rute yang panjang dan menantang.
Rute tersebut yaitu Surabaya - Jakarta - Singapura - Kamboja - Vietnam - Cina - Korea Selatan - Rusia - Jepang - Filipina - Balikpapan, dan kembali ke pangkalan di Surabaya, pada Oktober mendatang. Kapal ini melakukan pelayaran dengan total jarak tempuh sekitar 10.715 mil laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































