HANKAM

Untuk Pertama Kalinya Pangdam Jaya Kumpulkan 1700 Prajurit Secara Serentak, Ada Apa?

prajurit
Untuk kali pertama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengumpulkan kurang lebih 1700 personel Kodam Jaya dari unsur Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil secara serentak di lapangan tenis Jasdam Jaya, Markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (2/5). (Foto: Dok. Penerangan Kodam Jaya)

Jakarta, IDM - Untuk kali pertama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengumpulkan kurang lebih 1700 personel Kodam Jaya dari unsur Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil secara serentak di lapangan tenis Jasdam Jaya, Markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (2/5).

Pengumpulan ini adalah apel khusus Jam Panglima. Pangdam Jaya ingin menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia hingga saat ini masih menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap institusi TNI. Oleh karena itu, ia menegaskan agar menjaga kepercayaan masyarakat (trust public) dengan peningkatan kemampuan, profesionalisme dan kinerja prajurit.

Baca Juga: KSAU Ingatkan Pentingnya Pengawasan dan Pengendalian Komandan Satuan kepada Prajurit

"Bekerja dalam lingkup tugas masing-masing dan lakukan yang terbaik, sekecil apapun tugas punya dampak terhadap tugas pokok Kodam Jaya secara umum," kata Pangdam Jaya.

prajurit
(Foto: Dok. Penerangan Kodam Jaya)

Lanjutnya bahwa seiring pemberitaan yang sering muncul di media sosial bentrok yang terjadi antara TNI Polri di beberapa wilayah harus disikapi oleh Prajurit di jajaran Kodam Jaya secara dewasa.

Baca Juga: Lantamal VIII Manado Jadi Tuan Rumah Pembukaan Corpat Philindo 2023

"Prajurit Kodam Jaya harus menjaga sinergitas TNI Polri dan kepercayaan masyarakat terhadap tugas dan tanggung jawab institusi TNI kepada bangsa ini," kata Pangdam Jaya.

Acara Jam Panglima ini dihadiri oleh Kasdam Jaya, Irdam Jaya, Kapoksahli Pangdam Jaya, Danrem 051/Wkt, Danrem 052/Wkr, para Asisten Kasdam Jaya, Kabalak/Dansat dan para Danyon jajaran Kodam Jaya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.