Untuk Pertama Kalinya Jabatan Danpuspom TNI Dijabat Pati TNI AU, Ini Sosoknya

Jakarta, IDM - Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) memiliki sosok pimpinan yang baru pasca Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan mutasi terhadap ratusan perwira TNI.
Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/426/IV/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia per tanggal 27 April.
Dalam surat keputusan tersebut, jabatan Komandan Puspom TNI untuk pertama kalinya diisi oleh seorang perwira tinggi (Pati) TNI AU, Marsda TNI R. Agung Handoko. Menilik sejarahnya, jabatan Danpuspom TNI selama ini memang diisi oleh tujuh Pati TNI AD dan TNI AL. Terakhir, jabatan Danpuspom TNI diemban oleh Laksda TNI Edwin Agung. Agung dimutasi ke jabatan barunya sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer atau Pangkolinlamil.
Baca Juga: Tanggulangi Bird Strike dalam Penerbangan, Puslaiklambangja TNI AU Gelar Pembekalan WHMP
Lantas, siapakah sosok Marsda TNI R. Agung Handoko? Dikutip dari berbagai sumber, Agung merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) 1988 dan peraih medali Adhi Makayasa. Sebelum dimutasi sebagai Danpuspom TNI, ia sempat menjabat sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Udara (Irjenau) sejak tahun 2021.
Pria kelahiran Semarang, 20 Februari 1966 ini memang telah malang melintang di Korps Polisi Militer TNI. Agung tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Pusat Polisi Militer TNI AU (Wadanpuspomau). Kemudian, jenderal bintang dua ini sempat menempati posisi sebagai Wakil Komandan POM (Wadanpom) TNI) pada 2017.
Baca Juga: Satgasla TNI AL Siap Laksanakan Pengamanan VVIP KTT ASEAN 2023
Pada tahun yang sama, ia kemudian menjabat sebagai Komandan Puspomau (Danpuspomau) selama empat tahun hingga 2021. Setelahnya, ia bergeser menjadi Orjen TNI Babinkum TNI.
Untuk diketahui, Kepolisian Militer TNI mempunyai tugas pokok yaitu membantu Panglima TNI dalam melaksanakan kebijakan dan menyelenggarakan fungsi Polisi Militer guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI, di antaranya penyelidikan kriminal dan pengamanan fisik; penegakan hukum, penegakan disiplin dan tata tertib militer; dan penyidikan. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































