HANKAM

Unsur Koarmada III Evakuasi Kapal Mati Mesin di Perairan Arafura

CN 235-220 MPA P-8304
Pesawat udara TNI AL CN 235-220 MPA P-8304 mencari letak KM Vivierae II di Perairan Arafura. (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Agus Hariadi, mengerahkan unsur udara dan laut untuk mencari KM Vivie Rae II yang mengalami mati mesin di Perairan Arafura, Minggu (5/3).

Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Senin (6/3), awalnya Koarmada III menerima laporan pencarian tersebut dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke yang meneruskan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke.

Baca Juga: Prabowo Boyong Industri Pertahanan Lokal untuk Unjuk Gigi di IDEX UEA

Pascamenerima informasi tersebut, Agus langsung memerintahkan pesawat udara (pesud) TNI AL CN 235-220 MPA P-8304 dan KRI untuk bergabung dengan tim SAR gabungan, sebagai upaya mencari kapal yang mengalami kerusakan mesin.

Evakuasi
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Hasil pencarian yang dilaksanakan pesud CN 235-220 MPA P-8304, dengan pilot Kapten Laut (P) Triyoga Sakti I dan kopilot Lettu Laut (P/W) Catur Arum Nuryani, akhirnya dapat menemukan KM Vivie Rae II dengan posisi terapung di Perairan Arafura.

Dari komunikasi antar pesawat dengan kapal tersebut, diketahui enam anak buah kapal (ABK) dari warga negara asing (WNA), dalam keadaan sehat. Kebutuhan makanan di kapal tersebut masih mencukupi saat mengalami kerusakan dan menunggu evakuasi.

KM Vivierae II
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Baca Juga: Sukses Latma AMAN di Pakistan, KSAL Sambut KRI RE Martadinata-331

Sebelumnya, kronolgi kejadian bermula saat KM Vivie Rae II bergerak dari Marshall Island pada Minggu (26/2) menuju Sorong dan pada Kamis (2/3) kapal mengalami kerusakan mesin. Lalu, kapten kapal segera menghubungi kantor perwakilannya di Bali untuk meminta bantuan penarikan kapal KM Vivierae II. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.