HANKAM

Sukses Latma AMAN di Pakistan, KSAL Sambut KRI RE Martadinata-331

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, menyambut kedatangan KRI RE Martadinata-331 yang kembali dari Pakistan. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menyambut kedatangan KRI RE Martadinata-331 yang kembali ke Indonesia, pascamengikuti latihan bersama Multinational AMAN Exercise di Pakistan.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Minggu (5/3), di hadapan para prajurit KRI RE Martadinata-331, Ali menyampaikan rasa bangganya terhadap mereka sebagai duta bangsa Indonesia yang membuat harum Tanah Air, khususnya TNI AL.

Baca Juga: Prabowo Boyong Industri Pertahanan Lokal untuk Unjuk Gigi di IDEX UEA

Terlebih, selama latihan AMAN, KRI RE Martadinata-331 berpartisipasi pada serial Surface Firing on Killer Tomato atau penembakan sasaran permukaan Killer Tomato menggunakan meriam utama dengan hasil perkenaan sangat baik.

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
(Foto: Dok. Dispenal)

Ia melanjutkan, kehadiran KRI RE Martadimata-331 dalam latihan AMAN sebagai wujud nyata peran dan kehadiran TNI AL dalam kerja sama internasional. "Hal ini implementasi dari pelaksanaan tugas diplomasi angkatan laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan pemerintah," ujar Ali di dermaga Kolinlamil, Jumat (3/3).

Sebelumnya, latihan bersama Multinasional Exercise AMAN adalah kegiatan berskala internasional yang diselenggarakan Pakistan Navy sebagai momen pertemuan angkatan laut yang bersifat multinasional. Pada tahun ini, latihan AMAN berlangsung dari 9-14 Februari di Karachi, Pakistan dan Perairan Utara Laut Arab.

Baca Juga: Prajurit Marinir dan Kopaska Dipersenjatai Nano ‘Bug’ Drone

Latihan yang digelar dua tahun sekali ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu harbour dan sea phase. Sejumlah negara yang berpartisipasi mengirimkan kapal perang adalah Pakistan, Azerbaijan, Cina, Italia, Jepang, Indonesia, Malaysia, Srilanka, Turki, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.