HANKAM

Uji Kesiapsiagaan Koopsud I hingga III, TNI AU Gelar Latihan Operasi Informasi 2023

Dankodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi
Dankodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi selaku Pimpinan Umum Latihan saat membuka Latihan Operasi Informasi TNI AU Tahun 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar latihan Operasi Informasi tahun 2023 dengan mengusung tema “Satgas informasi melaksanakan operasi informasi pada OMP dan OMSP di mandala operasi Perairan Natuna Utara, Perairan Selatan Selat Bali dan wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas Kogasudgab”.

Secara umum, latihan digelar untuk menguji kesiapsiagaan dan kemampuan Komando Operasi Udara (Koopsud) I, II, dan III beserta seluruh satuan jajarannya dalam menyusun rencana, sekaligus melaksanakan operasi dukungan informasi pada Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Baca Juga: Jelang Armada Jaya 2023, Dirlat Kodiklatal Gelar Briefing di Surabaya

Dikutip dari keterangan TNI AU dalam akun instagram @militer.udara, latihan dilaksanakan di tiga mandala operasi yang meliputi Perairan Natuna Utara untuk Koopsud I, Perairan Selat Bali untuk Koopsud II dan wilayah Papua untuk Koopsud III.

Dankodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalhadi
Dankodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi dan peserta latihan Operasi Informasi TNI AU Tahun 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Latihan ini dibuka secara resmi oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi di gedung Pramansala, Kampus Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (7/6).

"Pelaku dilatih untuk menguji kemampuan personel, peralatan dan piranti lunak tiap unsur yang terlibat dalam merencanakan, mempersiapkan serta melaksanakan operasi informasi guna mencapai keunggulan informasi dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Udara," ujar Tedi selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimulat).

Baca Juga: Brigif R 9 Kostrad Siap Dukung Ketahanan Pangan

Dengan latihan ini maka nantinya dapat dilihat sejauh mana tingkat kesiapan perangkat lunak TNI AU dan pelaku setiap unsur. Tedi kemudian menjelaskan jika hasil latihan ini juga akan dijadikan sebagai pedoman bagi para pimpinan dalam mengambil kebijakan lebih lanjut.

"Pelihara realisme latihan, sehingga dapat mengembangkan metode-metode yang efektif dalam operasi informasi, serta berdayakan semua sumber daya yang tersedia secara maksimal, sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai," harap Pimulat. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.