TNI Undang 50 Anggota Militer Negara Sahabat, Tukar Informasi

Jakarta, IDM - TNI mengundang lebih dari 50 anggota Military Attache (MILAT) Corps Indonesia. Mereka menghadiri acara Coffee morning bersama Asisten Intelijen Panglima TNI, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha di Selasar Denma Mabes TNI, Kamis (8/8/2024).
Dilansir dari Puspen TNI, Sabtu, (10/8) kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun. "Ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi antara pejabat TNI di lingkungan intelijen dengan para perwakilan militer negara sahabat akreditasi pemerintah RI sekaligus sharing informasi," tulis keterangan Puspen TNI.
Baca Juga: KKB Sudah 10 Hari Berada di Lokasi Sebelum Bunuh Pilot Asal Selandia Baru
Sebelumnya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pernah mengumpulkan 43 Atase Pertahanan dari negara-negara sahabat di wisma Ahmad Yani, Menteng Jakarta pusat, Rabu, (7/2/2024).
Menurut Panglima, acara ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkumpul dan berkomunikasi secara informal, tetapi juga menjadi media efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan para Atase Pertahanan negara sahabat. Komunikasi yang baik diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas, tidak hanya di tingkat militer, tetapi juga di tingkat diplomatik.
Baca Juga: Jelang Upacara Peringatan HUT ke-79 RI, Kontingen TNI AU Berangkat Menuju IKN
Pertemuan ini menjadi perwujudan dari visi Panglima TNI yaitu TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Adaptif) yakni visi integratif sehingga TNI mampu berkolaborasi dengan militer negara sahabat dalam peningkatan dalam bidang pertahanan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































