TNI Perkuat Kerja Sama Logistik dengan Militer Australia

Jakarta, IDM – TNI memperkuat kerja sama logistik dengan militer Australia lewat acara Australia-Indonesia Joint Logistics Sub-Committee (AUSINDO JLSC) 2025 yang digelar di JW Marriot Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/6).
Pertemuan kedua militer tersebut diwakili Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Mayjen TNI Candra Wijaya dan Commander Joint Logistics (CJLOG) ADF (Australia Defence Force) Major General Carla Watts.
Baca Juga: TNI AL Sebut Kapal Induk AS USS Nimitz Punya Hak Lintas Damai Saat Melewati Selat Malaka
Dalam pertemuan itu, Candra Wijaya mengatakan bahwa AUSINDO CJLOG menjadi sarana untuk mempererat hubungan kerja sama logistik antara TNI dan ADF pada masa sekarang serta mendatang.
“Beberapa pembahasan atau evaluasi kegiatan logistik pada tahun sebelumnya dan perencanaan kegiatan logistik pada tahun 2026 dibahas kedua delegasi militer negara tersebut,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, dikutip Jumat (20/6).
Baca Juga: Paris Air Show 2025: TNI AL Jajaki Teknologi UAV hingga Rudal Helikopter Pabrikan Eropa
Kedua militer juga membahas pertukaran informasi sistem logistik. Kegiatan ditutup dengan saling bertukar cinderamata dan foto bersama.
Adapun JLSC merupakan bagian dari arsitektur Higher Level Committee (HLC) 2014 untuk Australia-Indonesia, dengan tujuan mengelola hubungan baik pertahanan bilateral antara TNI dan ADF. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































