TNI Pelajari Latihan Pengamanan Daerah Beresiko di Sekolah Pertahanan Belanda

Jakarta, IDM – Delegasi TNI mengunjungi dan mempelajari program pelatihan serta pendidikan di Sekolah Pertahanan Belanda untuk Operasi Perdamaian (SPO) di Harskamp, Jumat (21/6).
Delegasi TNI di Belanda tersebut terdiri dari Perwira Tinggi Staf Ahli Tingkat III Bidang Banusia Panglima TNI Laksamana Muda Rachmad Jayadi, beberapa staf operasi TNI, PMPP TNI serta Atase Pertahanan TNI di Den Haag.
Baca juga: Lettu Laut Putri Rahayu, Prajurit Satgas Indobatt Dipercaya Latih Tentara Luar Negeri
"Para delegasi TNI menerima paparan dan penjelasan dari SPO selama kunjungan untuk mempelajari tentang program pendidikan, terutama pelatihan pengamanan pada daerah beresiko tinggi," ujar Rachmad, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Minggu (23/6).
Rachmad beserta rombongan melihat secara langsung beberapa kursus yang diselenggarakan di SPO, antara lain latihan pratugas atau Mission Oriented Training (MOT), UNMOC atau UNPOL yang merupakan empat kursus pertahun.
Baca Juga: Kadispenad: Personel Terjerat Judi Online Terancam Dipecat
Kemudian, kursus Hostile Environment Awareness Training (HEAT) yang dikhususkan bagi personel sipil.
"Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas TNI dalam melaksanakan operasi perdamaian dan misi internasional lainnya serta berkontribusi pada terciptanya perdamaian dunia," kata Rachmad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































