HANKAM

TNI Pastikan Mayjen Ahmad Rizal Ajukan Pensiun Dini Setelah Ditunjuk Jadi Dirut Bulog

Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani.
Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Pusat Penerangan TNI memastikan Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani mengajukan pensiun dini setelah ditunjuk menjadi Direktur Utama Perum Bulog.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan bahwa prajurit aktif yang menduduki jabatan di luar 14 kementerian/lembaga yang diperbolehkan sesuai Undang-Undang (UU) TNI, harus mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif kemiliteran.

Perum Bulog merupakan lembaga di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang di luar 14 kementerian/lembaga dalam UU Nomor 3/2025 tentang TNI.

Baca Juga: Empat Anggota OPM Akui Menyesal Pisah dari NKRI

“Saat ini, proses pengajuan pensiun dini sedang berjalan, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yaitu Pasal 47 Ayat 2 , UU Nomor 3/2025 tentang TNI,” ujar Kristomei melalui keterangan tertulis, Rabu (9/7).

Kristomei mengatakan, penempatan prajurit dalam jabatan sipil hanya dapat dilakukan atas permintaan instansi yang membutuhkan, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Dalam hal ini, penugasan Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani telah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku,” kata Kapuspen TNI.

Baca Juga: 18 Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat, Marsdya hingga Marsma

Kristomei menyebut, pengangkatan Ahmad Rizal sebagai Dirut Perum Buloh merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya bidang distribusi dan pengelolaan logistik pangan strategis.

Saat ini, Ahmad Rizal juga sedang melaksanakan penugasan sebagai Komandan Satgas Bawah Kendali Operasi (BKO) Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Adapun Kementerian BUMN telah resmi melakukan pergantian Dirut Perum Bulog. Keputusan tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-179/MBU/06/2025 tertanggal 30 Juni 2025, yang sekaligus mengakhiri masa penugasan dan pengabdian Letjen Novi Helmy Prasetya sebagai dirut. Posisi Novi Helmy kemudian digantikan Ahmad Rizal. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.