TNI Musnahkan 311 Hektare Sawit Ilegal

Jakarta, IDM – TNI melalui Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memusnahkan 311 hektare lahan sawit ilegal di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Dilansir dari keterangan Puspen TNI, Sabtu (5/7) kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin oleh Danrem 031/WB, Brigjen TNI Sugiyono melibatkan sinergi lintas sektor mulai dari Balai TNTN, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat peduli lingkungan. Hal ini menunjukkan komitmen nyata dalam menyelamatkan kawasan konservasi yang selama ini terancam akibat alih fungsi lahan secara ilegal.
Baca Juga: TNI AD Gelar Sidang Disiplin Militer terhadap Prajurit yang Terlibat Judol
Dijelaskan pula selain kegiatan pemusnahan ada juga kegiatan penanaman pohon kembali sebagai bagian dari restorasi ekologis dan pemulihan fungsi hutan konservasi. Kawasan ini juga diketahui memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan menjadi habitat penting bagi satwa langka seperti gajah Sumatera.
“Ini bukan sekadar aksi simbolik, tapi langkah nyata untuk mengembalikan fungsi ekologis TN. Tesso Nilo. Hutan ini milik bersama, dan menjadi tanggung jawab kita untuk melindunginya,” tegas Danrem.
Baca Juga: Koarmada II dan Pushidrosal Turut Bantu Cari Korban KMP Tunu Pratama
Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu kawasan konservasi terpenting di Sumatera yang menjadi habitat satwa langka seperti gajah dan harimau Sumatera. Keberadaannya kini terancam akibat pembukaan lahan ilegal untuk perkebunan, terutama sawit. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































