HANKAM

TNI Lumpuhkan Pentolan OPM Jeki Murib, Berikut Daftar Aksi Kekerasannya

Letkol Wirya Arthadiguna.
Kapen Koops TNI Habema Letkol Wirya Arthadiguna. (Foto: Dok. Koops TNI Habema)

Jakarta, IDM – TNI melalui Komando Operasi (Koops) TNI Habema menembak mati Jeki Murib yang merupakan Komandan Operasi (Danops) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 18 Ilaga, dalam operasi di Kampung Pinapa Distrik Omukia, Puncak, Papua Tengah.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna mengatakan, Jeki Murib dan kelompoknya melakukan berbagai aksi kekerasan di wilayah Puncak dan Mimika serta mengganggu objek vital nasional (obvitnas), dalam hal ini PT Freeport Indonesia.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Perang Iran vs AS, Bakamla Bikin Kajian dan Bentuk Pokja

“Penindakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI dalam kerangka operasi militer selain perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b poin 1 dan 2, (yang) menegaskan tugas pokok TNI mengatasi gerakan separatis bersenjata dan mengatasi pemberontakan bersenjata,” kata Wirya dalam konferensi pers di markas Koops TNI Habema, Mimika, Papua Tengah, Selasa (28/4).

Selain itu, lanjut Wirya, penindakan tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 yang menekankan pendekatan terpadu antara keamanan dan kesejahteraan, dengan prioritas utama pada perlindungan masyarakat dan percepatan pembangunan di Papua.

“Operasi dilaksanakan secara terukur, profesional, dan humanis, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sipil serta didukung oleh tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wirya. (nma)

Baca Juga: Dankodiklatad Sebut Persit Berperan Strategis Mendukung Ketahanan Keluarga Prajurit

Berikut daftar aksi kekerasan kelompok Jeki Murib berdasarkan data dari Koops TNI Habema:

  1. Pembakaran kompleks tower di Kampung Kago, Distrik Ilaga pada 15 Agustus 2023
  2. Pembunuhan dan penganiayaan terhadap pekerja pembangunan puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 19 Oktober 2023
  3. Penembakan di Bandara Aminggaru pada 18 Juni 2025
  4. Penyanderaan terhadap 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura pada 8 Januari 2026
  5. Penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura serta melukai satu orang warga sipil di jalur tambang MP. 50 pada 11 Februari 2026
  6. Penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg serta menyerang aparat Polri yang tengah melakukan evakuasi terhadap korban pada 11 Maret 2026.
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.