TNI: Laporkan jika Ada Pelanggaran Prajurit, Kami Terbuka

Jakarta, IDM – Pusat Penerangan TNI meminta masyarakat melapor apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI.
Permintaan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam gladi bersih hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
“Infokan, laporkan apabila ada pelanggaran. Kami akan terbuka,” ujar Freddy.
Baca Juga: Lanud Abdulrachman Saleh Gelar Bakti Kesehatan Jelang Peringatan HUT ke-80 TNI
Freddy memastikan, semua laporan yang masuk ke Puspen TNI atau Polisi Militer akan ditindaklanjuti.
“Jangan ada penyampaian bahwa hanya laporan artis yang akan ditindaklanjuti. Tidak. Setiap laporan akan ditindaklanjuti. Percayalah sama saya. Nanti sampaikan ke kami,” tutur Kapuspen TNI.
Dalam HUT kali ini, TNI mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”. Freddy menegaskan bahwa TNI selalu bersama rakyat baik suka maupun duka.
Baca Juga: TNI-Polri Evakuasi Korban Aksi Kekerasan OPM, 7 Meninggal dan 5 Selamat
“Bahkan dalam situasi strategis politis, TNI harus ada yang terdepan. Itu memang perintah dari Bapak Presiden Indonesia dan Panglima TNI, kami kuatkan itu,” kata Freddy.
Freddy ingin memastikan bahwa “TNI bersatu bersama rakyat” bukan sekadar slogan.
“Saya ulangi lagi, bukan sekadar slogan. Tapi harus diwujudkan dalam aksi nyata dalam kehidupan,” ucap Freddy. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































