HANKAM

TNI Kuasai Markas OPM Kodap III Ndugama di Papua Tengah

Koops TNI Papua
TNI lewat Koops TNI Papua menguasai markas OPM di Nabire Papua Tengah. (Foto: Dok. Koops TNI Papua)

Jakarta, IDM – TNI lewat Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kaliharapan, Nabire, Papua Tengah, Minggu (1/3).

Patroli yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIT hingga malam hari tersebut, berhasil menguasai lokasi yang menjadi basis pergerakan dan penyimpanan logistik kelompok bersenjata TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama. TNI berhasil memukul mundur kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya. Daniel merupakan Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama.

Baca Juga: TNI Tangkap 7 Anggota OPM yang Menembak Warga di Mimika

“Tim patroli gabungan Koops TNI Papua telah berhasil melakukan penyergapan terhadap kelompok TPNPB OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya (Danyon Ndulamo Kodap III Ndugama) dan menguasai markas OPM tersebut, serta mengamankan sejumlah barang bukti,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Papua Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (4/3).

Saat tim patroli gabungan mendekati ke titik sasaran, terjadi kontak tembak antara kelompok OPM dan TNI.

Koops TNI Papua menyebutkan bahwa OPM terpukul mundur dan meninggalkan perlengkapan operasional di lokasi.

“Penguasaan medan oleh tim patroli gabungan Koops TNI Papua memaksa kelompok tersebut melarikan diri ke wilayah hutan sekitar,” kata Wirya.

Baca Juga: Maksimalkan Lahan Seluas 2 Hektare, Lanud J.A Dimara Panen Tanaman Hortikultura

Dari lokasi, Koops TNI Papua mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazen senjata laras panjang, lima handy talky (HT), 12 unit telepon genggam, uang tunai Rp 79,7 juta, serta atribut dan perlengkapan lapangan kelompok bersenjata.

Koops TNI berharap operasi tersebut dapat mempersempit ruang gerak TPNPB-OPM, khususnya di wilayah Nabire. “Kehilangan basis serta perlengkapan utama menunjukkan melemahnya kemampuan kelompok tersebut,” ujar Wirya. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.