TNI Kirim Puluhan Rantis Lapis Baja ke Bali Kawal KTT AIS

Jakarta, IDM - TNI mengirim puluhan Kendaraan Taktis (Rantis) lapis baja beserta motor kawal bertenaga listrik ke Bali untuk pengamanan KTT Archipelagic Island States (AIS).
Menurut Asisten Operasi (Asops) Paspampres Kolonel Inf M. Arry Yudistira jenis Rantis yang dikirim diantaranya Ransus CBRNE Sprinter 516, Ransus Lidik Kizi Nubika, Ran Elf (satwa) dan Ran Ops Elf Handak, Ranpur Anoa, Ambulance, Ransus Jihandak Ivader+ Bom Trailer, Motor listrik (POM), Motor listrik (Matan), Mobil listrik (POM) dan Sea Rider + truk penarik.
Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Kembali Tembak Mati 4 Anggota KKB
"Puluhan Rantis dan motor kawal ini akan dibawa menggunakan dua KRI milik TNI AL, yakni KRI Surabaya 591 dan KRI Teluk Palu 523," kata Kolonel Arry dalam keterangannya Minggu, (1/10).

Ia menjelaskan kendaraan taktis dan motor kawal ini untuk mendukung kegiatan tugas pengamanan dan pengawalan terhadap para Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan yang akan hadir pada KTT AIS 11 Oktober 2023 mendatang.
Baca Juga: KSAU Tinjau Persiapan Demo Udara dan Terjun Payung Peringatan HUT ke-78 TNI
"Hari ini kita laksanakan proses embarkasi rantis dan motor kawal onboard KRI Surabaya dan KRI Teluk Palu, kemudian untuk personel pendukungnya akan embarkasi besok (1/10). Seluruh Rantis ini diperkirakan akan tiba di pelabuhan Tanjung Benoa Bali tanggal 4 Oktober 2023," kata Kolonel Arry. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































