TNI Kejar Gerombolan Undius Kogoya dan Berhasil Kuasai Distrik Bibida

Jakarta, IDM – Prajurit TNI dari Koops Habema berhasil menguasai wilayah Distrik Bibida yang selama ini dikuasai oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Menurut Kapen Koops Habema, Letkol Arh Yogi Nugroho keberhasilan ini adalah upaya yang dilakukan TNI mengejar gerombolan OPM pimpinan Undius Kogoya sebagai pelaku penembakan warga sipil dan pembakaran mobil 11 Juni 2024 kemarin.
Baca Juga: Panglima TNI Terima Kunjungan INDOPACOM Commander, Bahas Sejumlah Isu Militer
"Kelompok OPM berhasil dipukul mundur, dan melarikan diri ke arah Distrik Bibida dan pada tanggal 14 Juni 2024 para prajurit TNI yang mengejar kelompok ini telah berhasil merebut wilayah Distrik Bibida yang selama ini dikuasai oleh OPM," kata Letkol Arh Yogi Nugroho dalam keterangannya dikutip, Sabtu, (15/6).
Lebih lanjut ia menjelaskan keberhasilan ini juga diikuti dengan keberhasilan para prajurit TNI dalam menemukan beberapa munisi dan alat perlengkapan senjata jenis senapan milik OPM.
Baca Juga: Panglima TNI: Warga Sipil Berpeluang Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza
"Hasil tersebut ditemukan oleh prajurit TNI di sebuah tempat di tengah-tengah wilayah Distrik Bibida, dan disinyalir tertinggal akibat dari kelompok OPM yang melarikan diri dari pengejaran para prajurit TNI. Ini merupakan upaya TNI untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif di wilayah Papua. Kami akan terus mengejar kelompok OPM pelaku pembunuhan dan pembakaran masyarakat," kata Letkol Arh Yogi Nugroho. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































