TNI Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Nabire

Jakarta, IDM - Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Papua Tengah dengan memulai proyek Jembatan Perintis Garuda di Distrik Kimi, Kabupaten Nabire.
Ground breaking di Kampung Waroki menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terbatas.
Baca Juga: Panglima TNI dan Panglima Filipina Buka 5Th Philindo MC 2026, Susun Implementasi Kerja Sama
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat, sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan nasional.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasiter Kasrem 173/PVB, Danrem Brigjen TNI Vivin Alivianto menekankan proyek ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan.
“Dengan infrastruktur yang memadai, kita membuka jalan bagi peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat Papua Tengah,” katanya.
Baca Juga: Unhan RI Tegaskan Komitmen Mencetak Lulusan yang Siap Berkontribusi bagi Negara
Pembangunan tahap awal mencakup empat unit jembatan yang akan menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Ke depannya, Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat integrasi wilayah Papua Tengah dengan kawasan lainnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































