TNI Hadirkan Solusi Air Bersih melalui Inovasi Water Treatment

Jakarta, IDM - TNI AD melalui Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) menciptakan inovasi water treatment (pengolahan air) yang bisa menjadi solusi krisis air di daerah terpencil.
Dilansir dari keterangan Penpoltekad, Sabtu (17/1), dijelaskan teknologi ini dirancang untuk mengolah air dari sumber yang tidak layak seperti air sungai keruh, air payau, maupun air tanah tinggi kandungan logam menjadi air yang memenuhi standar kesehatan untuk konsumsi maupun kebutuhan domestik.
Baca Juga: TNI Kebut Pembangunan Jembatan Darurat, Akses Warga di Sumbar Mulai Pulih
Lebih lanjut dikatakan sistem pengolahan air ini menggunakan metode filtrasi bertingkat, mulai dari penyaringan sedimen, karbon aktif untuk menghilangkan bau, hingga teknologi Reverse Osmosis (RO) atau ultrafiltrasi untuk membasmi bakteri dan kuman.

"Keunggulan utama dari teknologi tepat guna ini adalah desainnya yang adaptif, sehingga dapat dioperasikan dengan biaya pemeliharaan yang relatif terjangkau namun mampu menghasilkan output air bersih dalam volume besar secara cepat," tulis keterangan Poltekad.
Baca Juga: Gencar Sosialisasi Rekruitmen Prajurit, TNI AD: Kalau Ada Permintaan Uang Itu Penipuan
Implementasi teknologi ini diharapkan dapat menjadi terobosan, khususnya di daerah-daerah terpencil atau wilayah yang terdampak krisis air. Dengan kemudahan operasionalnya, masyarakat atau institusi dapat mengelola sumber daya air secara mandiri.
"Inovasi water treatment bukan sekadar kemajuan teknis, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengolahan air yang efisien dan higienis," tutup keterangan Poltekad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































