HANKAM

TNI Gerebek Sarang OPM di Nabire, Sita Senjata dan Munisi

Barang bukti
Barang bukti yang disita saat penggerebekan OPM di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/3). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Tim Patroli Keamanan Komando Operasi (Koops) TNI Papua menggerebek sarang Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/3).

Hasilnya aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis P1, satu senapan angin, empat belas butir munisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir munisi kaliber 9 milimeter, bendera bintang kejora, uang tunai, serta perlengkapan lainnya yang diduga milik kelompok tersebut.

Baca Juga: Lanud Roesmin Nurjadin Bergerak Cepat Bantu Penanganan Kebakaran di Pekanbaru

"Barang bukti ini selanjutnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," kata Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Senin (23/3).

Ia menjelaskan kronologi penggerebekan tersebut yang bermula dari ditemukannya aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata. Saat dilakukan penyisiran, terjadi kontak tembak yang menyebabkan kelompok TPNPB-OPM melarikan diri ke arah hutan.

"Pasukan TNI berhasil mengendalikan situasi di lapangan tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut," kata Wirya.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kinerja prajurit di lapangan yang dinilai profesional dan sigap dalam menghadapi situasi.

Baca Juga: 2 Prajurit Marinir Gugur di Papua, Dipulangkan ke Padang dan Pangandaran

"Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur,” tegasnya.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli keamanan serta memperkuat langkah-langkah preventif di wilayah rawan gangguan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif dan menjamin keamanan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.