TNI Genjot Pasokan Logistik untuk Program MBG

Jakarta, IDM – TNI tengah menggenjot terpenuhinya rantai pasokan logistik dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini ditandai dengan kegiatan Kodiklat TNI yang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan TNI Ke-II TA 2026.
Baca Juga: Latihan Sarva Sakti 2026, Grup 2 Heli Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Kondisi Darurat
Dilansir dari keterangan Penkodiklat TNI, Rabu (4/2), Dankodiklat TNI Letjen TNI Naudi Nurdika mengatakan bahwa dengan melihat perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks prajurit saat ini tidak hanya dituntut untuk mahir dalam bertempur, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak untuk ketahanan pangan.
Menurut Naudi, tujuan dari kegiatan Bimtek Ketahanan Pangan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel TNI di bidang ketahanan pangan khususnya bagi personel di satuan-satuan kompi produksi TNI maupun satuan batalion teritorial pembangunan.
"Selain itu juga untuk mendukung terpenuhinya rantai pasokan logistik dalam mendukung program pemerintah makan bergizi gratis serta membantu terpenuhinya ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat yang sehat, bergizi, merata, ekonomis dan berkelanjutan," kata Naudi.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa fokus pelatihan adalah meningkatkan kapasitas teknis dan kewirausahaan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, teknologi pertanian dan hilirisasi serta untuk mendorong kolaborasi strategis antara TNI, Kementerian Pertanian RI dan IPB University dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal dengan inovasi dan teknologi tepat guna untuk mendukung produktivitas dan efisiensi pengelolaan pangan.
Untuk diketahui, Dankodiklat TNI Letjen TNI Naudi Nurdika pernah menerima penganugerahan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto karena terus berperan aktif mencetak prajurit yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan nasional yang sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri dan kuat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































