TNI: Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditetapkan sebagai Tersangka, Ditahan sejak 18 Maret

Jakarta, IDM – TNI menyatakan bahwa empat pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
Keempat pelaku antara lain Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES, yang merupakan personel Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma Bais) TNI.
Baca Juga: Puspom TNI Surati LPSK untuk Periksa Aktivis KontraS Andrie Yunus soal Penyiraman Air Keras
“Keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani penahanan di instalasi tahanan militer (maximum security) Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya Guntur sejak 18 Maret 2026,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangan pers, Rabu (1/4).
Kapuspen TNI menambahkan bahwa keempat pelaku dikenakan pasal penganiayaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun, Aulia tidak menyebut pasal mana yang menjerat para pelaku.
Saat ini, Puspom TNI juga telah menyurati Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memeriksa Andrie Yunus. Sebab, Andrie berada di bawah perlindungan LPSK.
Baca Juga: Jelang HUT ke-80, TNI AU Tegaskan Pengabdian Tanpa Batas lewat Bakti Sosial di Cisarua
Baru empat pelaku yang teridentifikasi menyiram Andrie Yunus di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, 12 Maret lalu. Buntut kasus tersebut, Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kepala Bais (Kabais) TNI.
Kabar terbaru, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melimpahkan kasus penyiraman Andrie kepada Puspom TNI.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































