TNI di Majene Evakuasi Warga Sakit Sejauh 10 Kilometer, Hanya Gunakan Sarung

Jakarta, IDM - TNI di Majene mengevakuasi warga yang sakit sejauh 10 kilometer. Hal ini terlihat dari sebuah video yang dibagikan akun resmi Kodam XV/Pattimura dilihat Senin (21/4).
Dalam video tersebut disebutkan anggota TNI tersebut adalah seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) namun tidak disebutkan bertugas di mana.
Tampak Babinsa tersebut dan beberapa orang warga berjibaku dengan terjalnya jalan sambil terus menggotong warga sakit tersebut dengan menggunakan sarung yang dikaitkan ke sepotong bambu.
Baca Juga: TNI AU-USAF Bakal Kerahkan Pesawat Tempur F-15 dan F-16 dalam Latgab Cope West 2025
"Hai saudara-saudara sekalian hari ini hari minggu, tepatnya di desa Ulumandak kita melihat saudara kita yang sementara di tandu dari dusun yang mana jarak yang ditempuh sekitar 10 kilometer dari desa induk, desa Lumanda," ungkap salah seorang dalam video tersebut.
"Ini kita lihat Babinsa kita yang sangat bersemangat untuk membantu masyarakatnya. Insyaallah saudara kita kita doakan mudah-mudahan dia diberikan kesehatan sebagaimana biasa," tambah orang tersebut.
Baca Juga: Isu Intervensi TNI di Kampus, Kadispenad Berikan Penjelasan
Dalam beberapa kesempatan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta prajuritnya untuk selalu senantiasa berbuat baik kepada sesama, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai pedoman moral dan etika dalam setiap langkah pengabdiannya.
"Jadilah prajurit TNI yang tidak hanya tangguh di setiap medan penugasan, tetapi juga tulus dalam setiap tindakan serta senantiasa berbuat baik kepada sesama. Ingatlah, setiap kebaikan yang kalian lakukan dalam setiap tugas, sesungguhnya kembali menjadi kehormatan dan kemuliaan bagi diri sendiri, keluarga dan satuan," tulis Agus dalam beberapa postingan di instagram resminya @91agussubiyanto. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































