HANKAM

TNI Beri Penghormatan Terakhir ke Kopda Anumerta Rico Pramudia

Upacara penghormatan
Upacara penghormatan terakhir kepada Kopda Anumerta Rico Pramudia. (Foto: Dok. Instagram Agus Subiyanto)

Jakarta, IDM – TNI memberikan penghormatan terakhir kepada Kopda Anumerta Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Penghormatan dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak di Gedung VVIP Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (28/4).

Agus yang mewakili negara, memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian almarhum yang telah melampaui panggilan tugas.

Baca Juga: Tingkatan Kesiapan Operasi, 20 Prajurit TNI AU Ikuti Latihan Ground Handling Hawk 109/209 dan F-16

“Sosoknya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan menjaga perdamaian dunia serta membawa nama baik Indonesia di mata internasional,” kata Panglima TNI.

Setelah itu, jenazah diterbangkan menuju ke kampung halaman di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara.

Rico Pramudia dinyatakan gugur pada Jumat (24/4). Pihak UNIFIL menyatakan, Rico gugur setelah menderita luka kritis akibat ledakan artileri di sekitar markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada 29 Maret lalu.

Baca Juga: Mengenal Operasi “Water Bombing”, Keahlian Utama Penerbang TNI AD

Dikutip dari BBC, berdasarkan penyelidikan awal PBB, serangan tanggal 29 Maret tersebut disebabkan tembakan tank Israel.

Serangan itu sebelumnya juga telah mengakibatkan prajurit TNI lain gugur, yakni Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.

Dengan demikian, empat prajurit TNI yang mengemban misi UNIFIL telah gugur dalam insiden pada 29-30 Maret 2026. Mereka adalah Farizal Rhomadon, Mayor Anumerta Zulmi Aditya, Serka Anumerta M Nur Ichwan, dan yang terbaru Rico Pramudia. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.