HANKAM

TNI Bantu Puluhan Warga Kampung Apom yang Pulang Pasca Peristiwa Kiwirok 2021

TNI Bantu Puluhan Warga Kampung Apom yang Pulang Pasca Peristiwa Kiwirok 2021.
Suasana penyambutan warga Kampung Apom olehb Satgas Yonif 143/Twwj yang pulang pasca peristiwa Distrik Kiwirok. (Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 143/TWEJ menyambut puluhan warga Kampung Apom, Distrik Kiwirok yang kembali dari pengungsian setelah sekian lama meninggalkan Kampung pasca peristiwa yang terjadi di Kiwirok tahun 2021 lalu.

Dalam keterangan tertulis Satgas, Selasa, (3/1) Wadansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 143/TWEJ Mayor Inf Adi Ariyanto menyampaikan bahwa kedatangan warga Kampung Apom merupakan bukti kepercayaan yang tinggi kepada TNI dan Polri berikut aparat pemerintah lainya, dimana wilayah Kiwirok saat ini adalah daerah yang aman dan damai.

“Kami bersyukur kepada Tuhan dimana masyarakat warga Distrik kiwirok berangsur kembali yang saat ini adalah warga Kampung Apom. Mereka yakin dan percaya kepada TNI dan Polri yang selalu akan menjaga keamanan dan membantu mereka,” ujarnya.

TNI Bantu Puluhan Warga Kampung Apom yang Pulang Pasca Peristiwa Kiwirok 2021.
(Dok. Dispenad)

“Disamping tugas pokok menjaga kedaulatan perbatasan, keberadaan kami disini bersama warga turut membangun dan menata serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera, makmur dan aman dimana ini adalah salah satu sasaran program pembinaan teritorial,” tambahnya.

Dijelaskannya, sebanyak 65 warga yang dipimpin Kepala Kampung Apom Dominggus Hiktaop telah tiba dengan selamat di rumah masing – masing, setelah sebelumnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan bahan makanan.

Sementara itu, Kepala Distrik Kiwirok Abedius Tepmul mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ dan Polri yang telah menjaga dan mewujudkan rasa aman sehingga warganya berangsur kembali ke Kampung halamanya.

TNI Bantu Puluhan Warga Kampung Apom yang Pulang Pasca Peristiwa Kiwirok 2021.
(Dok. Dispenad)

“Sa Kadistrik Kiwirok mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas Yonif 143/YWEJ dan Polri yang selalu bahu membahu jaga dan amankan kami. Memberikan bantuan pengobatan dan bahan makanan untuk warga kami. Semoga Tuhan memberkati,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kampung Apom, Ia senang sekaligus berterimakasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ dan Polri yang telah menjaga dan membantu warganya.

Baca: Pangkoarmada III Siap Dukung Pembangunan Papua Barat Daya

“Sa ucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah jaga dan amankan kami ini merupakan berkah yang patut kita syukuri. Terima kasih Tuhan. Semoga bapak TNI dan Polri selalu diberkati,” papar Kepala Kampung Apom. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.