HANKAM

TNI Bantu Pendataan Sekolah yang Rusak di Pedalaman Papua

Babinsa Koramil 1702-04/Kelila
TNI melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) melakukan pendataan bangunan sekolah yang rusak di Wamena, Jayawijaya. (Foto: Dok. Pendam XVII/Cenderawasih)

Jakarta, IDM – TNI melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) melakukan pendataan bangunan sekolah yang rusak di Wamena, Jayawijaya. Pendataan ini dilakukan Babinsa Koramil 1702-04/Kelila, Sertu Yos Rudolph.

Dalam keterangan dari Pendam XVII/Cenderawasih, Rabu (30/4) kegiatan ini menyasar sejumlah sekolah dasar di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan fisik seperti atap bocor, dinding retak, hingga lantai yang lapuk. Pendataan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mendorong perbaikan fasilitas pendidikan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan para siswa dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga: Rencana Angkatan Laut Gelar Formasi Kapal Perang pada HUT TNI 2025

“Fasilitas pendidikan yang layak adalah hak setiap anak bangsa, termasuk yang berada di pelosok Papua. Kami dari TNI berkomitmen untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan layak,” kata Sertu Yos Rudolph.

Dalam pelaksanaan pendataan tersebut, Babinsa Kelila turut melibatkan pihak sekolah dan tokoh masyarakat lokal yang memberikan informasi langsung mengenai kondisi bangunan serta harapan besar terhadap adanya perbaikan dari instansi terkait.

Baca Juga: TNI-Polri Kerahkan 13.252 Personel Amankan Hari Buruh di Jakarta

Kepala Sekolah SD Inpres Kelila, yang turut mendampingi kegiatan ini, mengapresiasi langkah cepat dan responsif dari pihak TNI. Menurutnya, selama ini kondisi bangunan sekolah sudah memprihatinkan dan sangat membutuhkan perhatian pemerintah agar proses pembelajaran tidak terganggu, terutama saat musim hujan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan perhatian Bapak Babinsa. Harapan kami, melalui data ini, sekolah kami segera mendapat bantuan rehabilitasi,” ucapnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.