TNI Bakal Dalami Sosok yang Memerintahkan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Jakarta, IDM – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bakal dalami lebih lanjut terkait siapa sosok yang memerintahkan terduga tersangka empat prajurit yang diduga melakukan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto, menyebut akan mendalami siapa sosok yang memerintahkan para terduga tersangka dengan mengumpulkan bukti-bukti.
“Jadi yang terkait dalam perintah siapa. Jadi nanti kita masih sedang kita dalami ya, jadi karena perlu istilahnya pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada ya,” tegas Yusri di Mabes TNI, Rabu, (18/3).
“Kemudian yang kedua tadi masalah motif, motivasi juga sama. Jadi kami mohon bersabar ya,” tambahnya.
Baca Juga: Koki Andal KRI Banda Aceh-593, Masak untuk Ribuan Pemudik dengan Cita Rasa yang Nikmat
Puspom TNI, kata Yusri, akan bekerja secara profesional dan melakukan proses penyidikan, pemberkasan, hingga penyerahan berkas ke Oditurat Militer (Otmil) untuk proses persidangan.
Sebelumnya, Mabes TNI mengungkapkan tiga perwira dan satu bintara TNI yang menjadi terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dapuspom TNI Mayjen Yusri menegaskan, pihaknya menerima informasi tersebut dari Denma Bais TNI.
Baca Juga: Mudik dengan KRI Banda Aceh: Kowal jadi Pemandu Khusus untuk Anak-anak dan Lansia
Adapun dari empat yang diduga tersangka, yakni inisial NDP berpangkat kapten.
Kemudian inisial SL, berpangkat Lettu. Lalu inisial BHW dengan pangkat Lettu. Kemudian inisial ES berpangkat Serda.
“Jadi sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” tegas Yusri. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































