HANKAM

TNI AU Terima 100 Unit Maung MV3 untuk Dukung Mobilitas dan Operasional

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono secara simbolis menerima 100 unit kendaraan taktis Maung MV3 dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono secara simbolis menerima 100 unit kendaraan taktis (rantis) Maung MV3 dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai upaya untuk memperkuat kapabilitas dan operasional TNI Angkatan Udara (TNI AU).

“Dengan diterimanya Maung MV3, TNI AU akan semakin memiliki fleksibilitas dalam mendukung berbagai operasi, baik dalam mobilisasi pasukan, pengamanan wilayah strategis, maupun misi dukungan logistik," jelas Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya dikutip Senin (3/3).

Baca Juga: Perwira TNI Bantu Evaluasi Rumah Sakit UNIFIL

Kendaraan ini dirancang untuk menghadapi berbagai medan dengan kemampuan manuver yang tinggi serta dilengkapi fitur yang menunjang efektivitas operasional satuan di lapangan.

Maung MV3
Kendaraan taktis Maung MV3 yang diterima oleh TNI AU untuk mendukung mobilitas dan operasional. (Foto: Dok. Dispenau)

Ratusan unit Maung tersebut merupakan bagian dari 700 Maung yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin kepada Panglima TNI dan Kapolri sebagai bagian dari upata modernisasi kendaraan operasional berbasis produk nasional.

Baca Juga: Ke Depan TNI Akan Rekruitmen Prajurit Besar-besaran

Kendaraan Maung MV3 merupakan produk industri pertahanan dalam negeri yang dikembangkan oleh PT Pindad. Untuk itu, Menhan Sjafrie mengungkap, penyerahan kendaraan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan industri pertahanan dalam negeri.

"Hari ini merupakan momen bersejarah, di mana pemerintah secara resmi menyerahkan produk nasional industri pertahanan yang dikelola oleh PT Pindad untuk digunakan oleh TNI dan Polri dalam menjalankan tugas operasionalnya," ujar Sjafrie. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.