Perwira TNI Bantu Evaluasi Rumah Sakit UNIFIL

Jakarta, IDM – Perwira TNI yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) membantu evaluasi triwulan level 1+ Hospital Chinese Medical Company di Lebanon, Jumat (28/2).
Mengutip instagram @pmpp.tni pada Senin (3/3), ketiga Kontingen Garuda itu bergerak bersama 13 prajurit dari negara lain untuk memeriksa dokumen dan memastikan kesiapan rumah sakit. Para personel yang terlibat berasal dari sejumlah unit UNIFIL.
Baca Juga: KRI Karotang Gagalkan Penyelundupan Pekerja Migran Ilegal dan Satwa Dilindungi di Selat Malaka
Perwira TNI yang pertama terlibat adalah Mayor Cke Mohamad Anwar dari J-6-communication UNIFIL yang bertugas memastikan operasional sistem komunikasi serta prosedur komunikasi yang digunakan di rumah sakit.
"Mayor Mar Sigit Raharjo dari mission support center (MSC), bertanggung jawab pada operasional logistik pendukung, termasuk penyimpanan dan pemeliharaannya," tulis keterangan tersebut.
Ketiga, perwira TNI yang terlibat dalam bantuan evaluasi itu adalah Letkol Laut (KH) Bayu Murti dari medical section. Ia bertugas memeriksa rumah sakit dari aspek tenaga medis; peralatan; SOP; kepasitas rawat inap dan dukungan terhadap operasi perdamaian di area operasi.
Baca Juga: Tim Yonarhanud 16 Kostrad Raih Juara Umum di Lomba Ketangkasan Militer HTF
Setelah dilakukan evaluasi, rumah sakit UNIFIL dinyatakan siap menjalankan operasi untuk mendukung misi perdamaian PBB. PMPP TNI meyakini keterlibatan perwira TNI lebih dari sekadar diplomasi dan koordinasi antarnegara.
"Tetapi juga mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga perdamaian dunia melalui peran strategisnya di daerah misi," tambah keterangan itu. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































