HANKAM

TNI AU-RSAF Perkokoh Kerja Sama Pertahanan lewat Latma dan Pengembangan Kapabilitas HADR

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima kunjungan kehormatan COS-AF RSAF Brigadier General Ho Kum Luen di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Chief of Staff-Air Staff (COS-AF) Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) Brigadier General Ho Kum Luen di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (20/4).

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan angkatan udara kedua negara sepakat untuk terus memperkokoh kerja sama bilateral TNI AU dan RSAF, salah satunya melalui penyelenggaraan latihan bersama (latma). Adapun sejumlah latma yang telah dijalani selama ini di antaranya Elang Indopura, Manyar Indopura, dan Bilateral Fighter Interaction (BFI).

Baca Juga: Kunker Wapres di Nabire, Pangdam Cenderawasih Dukung Percepatan Pembangunan Papua Tengah

Selain itu, KSAU dan COS-SAF juga membahas perihal pengembangan kapabilitas kedua angkatan udara di berbagai bidang, salah satunya di bidang bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (humanitarian assistance and disaster relief/HADR).

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
Pertemuan pejabat tinggi TNI AU dan RSAF yang membahas peningkatan kerja sama di antara kedua angkatan udara. (Foto: Dok. Dispenau)

“Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dan interoperabilitas TNI AU dan RSAF dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis kawasan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pertahanan negara,” ungkap KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Selasa (21/4).

Baca Juga: Wakil KSAD ke Pussenif, Berikan Arahan kepada Ratusan Calon Komandan Satuan

Pada kesempatan yang sama, Brigadier General Ho Kum Luen menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin, termasuk partisipasi Jupiter Aerobatic Team (JAT) pada Singapore Airshow (SAS) pada Februari 2026.

Partisipasi JAT pada ajang internasional tersebut tidak hanya sekadar ajang untuk unjuk kemampuan aerobatik, tetapi menjadi berperan sebagai sarana diplomasi pertahanan untuk memperkenalkan profesionalisme serta kapabilitas TNI Angkatan Udara di kancah dirgantara. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.