HANKAM

TNI AU-RSAF Perkokoh Kerja Sama Pengembangan Teknologi Berbasis UAV

Delegasi TNI AU dan RSAF.
SMEE yang digelar oleh TNI AU dan RSAF mengenai pesawat nirawak di Skadik 103 Lanud Wiriadinata. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) berkomitmen untuk memperkokoh kerja sama, khususnya dalam pengembangan teknologi berbasis pesawat nirawak atau unmanned aerial vehicle (UAV).

“Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan masa depan dan memperkuat postur pertahanan udara yang adaptif dan modern,” tulis Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran pers dikutip Jumat (18/7).

Baca Juga: TNI AD Akan Tindak Tegas Oknum Prajurit Terlibat Penyelundupan 5.400 Telur Penyu

Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) yang digelar di Skadron Pendidikan (Skadik) 103 Wingdik 100 Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, Kamis (17/7).

Dalam forum SMEE ini, delegasi TNI AU dipimpin oleh head of delegation Kolonel Pnb Frado L.H. Marapaung yang sehari-hari menjabat sebagai Danwingdikter 100. Sementara itu, SLTC Darren Lin sebagai UG Commander bertindak sebagai pimpinan delegasi RSAF.

Delegasi TNI AU dan RSAF.
Delegasi TNI AU dan RSAF yang mengikuti SMEE di Skadik 103 Lanud Wiriadinata. (Foto: Dok. Dispenau)

Pembahasan kedua delegasi berfokus pada pengoperasian dan pemeliharaan pesawat nirawak. Topik yang dibahas mencakup sistem sensor, konsep operasi, integrasi misi, hingga tantangan teknis dalam pengoperasian UAV di wilayah udara masing-masing.

Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda-367 Cetak Prestasi Internasional dalam Evaluasi MTF Unifil

Selain peningkatan kapabilitas dan pemahaman teknis, forum SMEE ini juga menjadi wadah bagi TNI AU dan RSAF untuk mempererat hubungan profesional di antara kedua angkatan udara.

“Interaksi langsung antarpersonel selama kegiatan mendukung upaya bersama membangun interoperabilitas dan kesiapsiagaan, sejalan dengan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan,” tulis Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.