HANKAM

TNI AU-RAAF Jajaki Peluang Kerja Sama di Bidang Operasional dan Pengembangan SDM

Pertemuan bilateral
Pertemuan bilateral KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Chief of Air Force RAAF Air Marshal Stephen Chappell di Darwin, Australia. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) terus memperkuat hubungan pertahanan melalui penjajakan berbagai peluang kerja sama di bidang operasional dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Sejumlah aspek peluang kerja sama operasional yang menjadi fokus pembahasan, meliputi pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling), serta pertukaran pengalaman terkait secure communications, data link, dan integrated air operations.

Baca Juga: KSAD: TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di 12 wilayah Indonesia

Sementara itu, di bidang pendidikan, kedua angkatan udara menjajaki peluang memperluas kerja sama pengembangan kompetensi personel, serta penyelenggaraan berbagai program kursus dan pelatihan.

M. Tonny Harjono dan Stephen Chappell
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kiri) dan Chief of Air Force RAAF Air Marshal Stephen Chappell (kanan) saat melakukan pertemuan bilateral di Darwin, Australia. (Foto: Dok. Dispenau)

Berbagai peluang kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Chief of Air Force RAAF Air Marshal Stephen Chappell di Darwin, Australia, Senin (3/8).

Baca Juga: PM Anutin: Thailand Siap Kirim 36 Kendaraan Tempur Amfibi ke Marinir TNI

“Berbagai peluang kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkuat interoperabilitas, meningkatkan profesionalisme personel, serta mendukung pengembangan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Australia,” jelas Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Selasa (4/8).

Dalam pertemuan yang sama, KSAU turut menyampaikan apresiasi atas dukungan RAAF selama pelaksanaan Latihan Pitch Black 2026. Menurutnya, latihan multinasional tersebut memberikan pengalaman yang berharga bagi kontingen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat interoperabilitas dan membangun kepercayaan melalui operasi penerbangan bersama.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.