TNI AU Gelar Perencanaan Jelang Latihan Puncak Angkasa Yudha 2023

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima paparan Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Puncak TNI Angkatan Udara (TNI AU) Angkasa Yudha (AYU) TA 2023 di Mabesau, Jakarta, Rabu (12/4).
Sama seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, KSAU kembali bertindak sebagai Pimpinan Umum Latihan (Pimpulat) Angkasa Yudha. Adapun Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi yang memberikan paparan RGB ini akan bertugas sebagai Direktur Utama Latihan (Dirlat) AYU 2023.
Baca Juga: KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 Berhasil Lulus Commodore Inspection
Dalam paparannya kepada KSAU dan jajaran pejabat TNI AU, Tedi menjelaskan sejumlah hal terkait dengan rencana waktu pelaksanaan dan skenario latihan yang akan dirancang.

Apresiasi disampaikan KSAU atas upaya jajarannya dalam menyusun RGB Latihan AYU tahun ini. Pada kesempatan yang sama, Fadjar juga berpesan agar setiap personel dapat mempedomani evaluasi latihan AYU sebelumnya dengan harapan AYU TA 2023 dapat terlaksana dengan lebih baik.
Baca Juga: Kawal Pembangunan, Tiga Satgas TNI AD Tiba di Papua
Dikutip dari laman TNI AU, Kamis (13/4), latihan Angkasa Yudha merupakan latihan puncak TNI AU yang digelar setiap tahun dan bertujuan untuk menguji kemampuan TNI AU.
Selain itu, pelaksanaan latihan AYU merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat dalam membina kemampuan dan menyiapkan kekuatan udara, agar mampu melindungi angkasa Indonesia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































